Monday, December 17, 2012

EIGER FLAGSHIP STORE GRAND OPENING ON 12-12-12

Tanggal 12 Desember 2012 silam merupakan hari yang paling indah bagi Eiger, karena selain memperingati Ulang Tahunnya yang ke-22, pada hari tersebut Eiger melakukan Grand Opening EIGER FLAGSHIP STORE. Lokasi tokonya adalah di Jalan Sumatera No. 23, Bandung.

Final Panjat Dinding Eiger Flagship Store (12-12-12)
Dalam acara pembukaan tersebut, secara khusus Eiger memberikan penghargaan kepada 12 Tokoh Petualang Indonesia, yang mana ke-12 orang tersebut adalah : Iwan Abdulrachman (pendaki gunung, penempuh rimba, perintis Wanadri), Harry Suliztiarto (perintis olahraga panjat tebing), Pingkan Natalia Mandagi (penerjun payung dari keluarga Mandagi), Dr Robby Ko King Tjoen (pelopor speleologi karst/jelajah gua batu kapur), Lody Korua (olahraga arus deras), Risa Suseanty (atlet nasional sepeda gunung), Effendy Soleman (pengarung samudra), Bambang “Paimo” Hertadi Mas (pengembara dunia dengan sepeda), Jeffrey “Jeje” Polnaja (pengembara dunia bersepeda motor), Gendon Subandono (perintis olahraga paralayang),dan Oscar Motuloh, pewarta foto yang menggiatkan fotografi alam bebas. Kedua belas tokoh tersebut mendapatkan penghargaan berupa pisau belati karya T. Kardin yang dibuat khusus untuk menghormati para tokoh tersebut.

Suasana Eiger Flagship Store saat Grand Opening

Pembukaan Eiger Flagship Store dimeriahkan pula dengan alunan musik perkusi dari Bandung United Percussion Club, serta final Panjat Dinding berhadiah puluhan juta rupiah serta suvenir dari Eiger.

Bravo, Eiger... Maju terus untuk bangsa dan tanah air Indonesia....








Monday, October 15, 2012

INZ-04 - Aluminum Torch

Anda suka berpetualang di dalam gua bawah tanah? Atau senang kemping? Maka anda butuh Torch (senter LED) yang mampu mendukung kegiatan Anda tersebut. Dan Eiger pun punya varian macam torch tersebut. Salah satu produk teranyar mereka adalah INZ-04 yang merupakan produk yang cukup banyak peminatnya.

Torch dengan panjang 20 cm ini menggunakan lampu LED. Sumber tenaganya menggunakan 3 batere AAA yang tahan menyala selama 5 jam penggunaan non-stop. Untuk penggunaan di ruangan gelap, cahayanya cukup terang. Ukurannya yang kecil dan ringan pun menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena mudah untuk dibawa dan disimpan.

Sebagai alat bantu pencahayaan di tempat gelap, INZ-04 adalah produk yang cukup pas. Sayangnya, Torch ini tidak anti air, sehingga tidak disarankan untuk direndamkan dalam air, apalagi untuk waktu yang lama.


BEST SELLER : H231 - Formal Clothing in Wood's Color

Salah satu produk non-tas "Best Seller" Eiger saat ini adalah Kemeja Lengan Panjang H231. Bisa dibilang, kemunculan kemeja Eiger ini merupakan terobosan yang sangat mengejutkan. Selama ini, Eiger tidak pernah memproduksi kemeja - baik lengan panjang maupun pendek- yang menggunakan bahan yarn dyed (bahan anyaman dengan corak kotak-kotak). Dan tahun ini, para Eigerian dikejutkan produk kemeja Eiger yang bisa saya katakan "WOW" (mungkin sambil jingkrak-jingkrak di atas Monas.... ^_^....).

Dirilis bulan Juli 2012, beberapa minggu sebelum Lebaran, kemeja H231 langsung menyedot perhatian para Eigerian di seluruh Indonesia. Selain merupakan model baru kemeja Eiger yang benar-benar beda, konsep kemeja ini pun sangat membumi dan "Eiger banget". Warna yang dipilih adalah warna coklat pohon, mulai bagian dalam yang berwarna muda, hingga bagian luar pohon yang berwarna tua. Corak kombinasi yang dipadukan sedemikian rupa dalam rajuan bahan 100% cotton yarn dyed tersebut memberikan nuansa alami yang rindang dan sejuk.

Model kemeja ini dibuat dengan konsep urban life-style, sehinga dapat digunakan dalam berbagai kegiatan, baik outdoor, formil, maupun saat hang-out. Bagi pria dengan tubuh yang "sempurna" (let's say.... bertubuh atletis, six-pack, berotot), kemeja ini justru membantu memunculkan imej kejantanannya. Selain spec kemeja yang dibuat menggunakan pola tubuh pria urban yang atletis, garis-garis anyaman bahan yarn dyed kemeja juga ikut membantu. Jadi Anda akan terlihat makin gagah saat mengenakan kemeja ini.

Gerah jika mengenakan lengan panjang? Bagian lengannya bisa dilipat. Anda pun semakin keliatan modis dan berjiwa muda.

Gak heran kemeja ini menjadi salah satu produk yang paling cepat habis dan paling dicari oleh para Eigerian (saya bahkan tidak kebagian dan masih masuk dalam antrian tunggu..... T_T....).

K578 - Adrenaline Addict

Salah satu produk anyar Eiger yang cukup menarik perhatian saya minggu ini adalah kaos berlengan 3/4 artikel K578. Kaos yang juga dikenal dengan Adrenalin Addict ini bertemakan kegiatan bersepeda (cycling) ekstrim yang memacu adrenalin.

Secara konsep dan tema, kaos ini cukup "menantang". Desain sablonnya yang dibuat menggunakan kombinasi flocking, pigmen, dan semi rubber mampu menimbulkan sensasi "shocking". Bahannya menggunakan 100% cotton jersey yang ringan namun padat, memunculkan efek sejuk bagi pengguna. Walau pemilihan warna bahannya masih tidak jauh-jauh dari hitam dan abu-abu - yang sudah menjadi "brand-mark" Eiger - namun penggunaan warna Orange pada sablon sudah bercerita kalau Eiger sudah beranjak ke gaya yang lebih modis dan colorful, dengan tidak meninggalkan jati-dirinya yang garang, sangar, dan sangat maskulin.

Meski sablon pada kaos ini bercerita tentang kegiatan bersepeda yang ekstrim, tidak berarti kaos ini dikhususkan bagi pesepeda ekstrim saja, tetapi ditujukan bagi siapapun yang senang akan tantangan ekstrim dan berjiwa pemberani.

Wednesday, October 10, 2012

Art # 2885 Cybernetica 1.0 - Understand The Needs of Active Adventurous People

Bisa dikatakan semua produk tas Eiger dibuat dengan melihat berorientasi pada kebutuhan konsumen. Salah satunya - yang menurut saya adalah satu dari sekian produk tas terbaik Eiger di tahun ini - adalah tas berartikel # 2885 yang disebut dengan nama Cybernetica 1.0.

Tas yang menggunakan kombinasi bahan PVC dan poly ini adalah bagpack yang dispesilisasikan untuk para Eigerian - atau user lain - yang senang beraktivitas di outdoor namun tidak meninggalkan aktivitas pekerjaannya dan selalu "stay tune" kapan pun dan di mana pun. Tas ini memiliki 3 ruang terpisah yang dapat difungsikan untuk menyimpan file dan barang-barang keperluan pendukung aktivitas outdoor-nya (pakaian, handuk, perlengkapan mandi, botol minum, kompas, ponsel, dompet, dan lain-lain).

Yang paling unik dari tas Cybernetica 1.0 adalah adanya laptop cover 14", tempat kabel labtop, serta cover-rain bag di dalam tas tersebut. Wow....!!! Ini benar-benar luar biasa. Baru kali ini saya menemukan ada tas yang dibuat dan benar-benar didedikasikan untuk user yang berjiwa adventure sekaligus cyber-mania. Padahal tas tersebut sudah ada tempat untuk menyimpan laptop, namun diberi tambahan cover lagi. Perlindungan ganda ini memastikan laptop User terlindung dari hantaman, benturan, dan jatuh. Selain itu, untuk melindungi laptop dari terpaan hujan - apalagi hujan deras - Eiger melengkapi tas tersebut dengan cover-rain bag. Dengan proteksi yang sedemikian kuat, sudah dapat dipastikan bahwa laptop User akan aman jika disimpan dalam tas Cybernetica.

Melihat fungsinya yang sedemikian maksimal, saya melihat tas ini sangat efektif dan bermanfaat sekali jika digunakan oleh Eigerian yang bekerja di lokasi ekstrim, seperti di dalam hutan hujan tropis atau pertambangan, atau juga para Eigerian yang menjalankan aktivitas di lokasi-lokasi ekstrim. Kita tidak perlu lagi dipusingkan dengan kekuatiran terhadap gadget yang kita bawa untuk mendukung pekerjaan saat berada di lokasi tersebut, karena tas Cybernetica sudah memberikan perlindungan optimal.

Good bag... I like it.... ^_^....




SNEAK PEAK ALERT : E110 Ambhipole - Multi Function Tent

Beberapa hari silam - tepatnya tanggal 9 Oktober - saya berkesempatan melihat proses pemotretan produk tenda Eiger. Produk tersebut - E110 Ambhipole - adalah produk "fresh" yang akan mulai dipasarkan dalam beberapa hari lagi di toko-toko Eiger di seluruh Indonesia. Ini adalah "sneak-peak" buat rekan-rekan Eigerian. Yuk, kita tengok spesifikasi dan keunggulan dari produk ini.

Tenda Ambhipole adalah tenda berdimensi Panjang : 285 x Lebar : 180 x Tinggi : 120 cm. Dengan ukuran seperti ini, tenda tersebut terlihat cukup lega untuk diisi 2 orang (termasuk barang-barang bawaan mereka). Bahannya sendiri terbuat dari bahan polyester yang cukup kuat untuk menahan hujan tingkat sedang. Selain kuat, bahan tersebut juga breathable, sehingga tidak terasa terlalu panas saat berada di dalam.

Tenda ini menggunakan bahan mesh untuk jendela. Jala mesh yang digunakan cukup rapat, sehingga dapat dipastikan nyamuk dan binatang kecil sulit untuk menembus (tapi beda cerita ya kalo "pintu" tenda dibiarkan terbuka terus-menerus.... ^_^....).

Bahan rangka tenda menggunakan baja ringan sehingga tidak memberatkan saat dibawa.

Jika tidak digunakan, tenda dapat dilipat dan disimpan dalam carry-bag.

Kebetulan yang digunakan untuk sesi foto adalah warna Green. Informasi yang saya dapatkan - selain warna Green - tenda ini pun tersedia dalam warna Dark Grey dan Orange.

Selain digunakan untuk kegiatan outdoor pecinta alam, tenda ini pun bisa digunakan untuk kegiatan bersama keluarga di alam terbuka. Walau tidak sebesar family size, tenda ini cukup untuk ditinggali pasangan suami-istri dan anak usia 3 - 7 tahun. Sangat nyaman sekali....

Tunggu saja kehadiran tenda Ambhipole ini di toko-toko Eiger di seluruh Indonesia ..... ^_^ ....


Tuesday, October 9, 2012

Art # 2165 - For Adventurous Ladies

Aktivitas petualang dan kegiatan outdoor sudah sangat identik dengan kegiatan para laki-laki. Padahal, tidak sedikit wanita yang juga menggemari aktivitas tersebut. Eiger menyadari hal itu dan menghadirkan seri tas yang dikhususkan untuk kaum hawa.

Salah satu tas yang cukup "garang" tanpa menghilangkan pesona "beauty"-nya adalah tas Kuruvinda artikel # 2165. Tas dengan kombinasi warna Orange dan Abu-abu ini dibuat dengan model dan corak layaknya bebatuan pegunungan cadas. Bahan yang digunakan adalah kombinasi bahan poly dan nylon yang tipis namun kuat. Ukurannya pun dibuat tidak terlalu besar seperti tas adventure pria yang biasa dibuat Eiger, namun lebih ramping dan "slim" mengikuti bentuk dan ukuran tubuh wanita yang juga "slim" dan mungil.

Saat mengenakan tas tersebut, saya merasakan straping shoulder-nya jauh lebih sempit dan cekung. Sedangkan front strap lebih lebar. Tampaknya model ini dibentuk demikian, mengikuti lekuk pundak wanita yang rata-rata juga lebih kecil dibanding pria, dan bentuk tubuh wanita. Dengan bentuk yang demikian, mungkin jika para pria - apalagi bertubuh besar - menggunakan tas ini akan terasa sangat mengganggu (bagian pundak terasa lebih kecil, sedangkan bagian dada terlalu longgar). Namun hal ini akan jelas berbeda jika dikenakan oleh wanita karena akan terasa lebih nyaman, serta ringan.

Dengan mengusung isu "Light & Slim", serta penggunaan kombinasi warna yang cerah, bagi saya tas ini adalah tas yang keren banget buat para wanita yang berjiwa petualang. So, Ladies.... what do you think? ^_^

Monday, October 8, 2012

Art # 2178 - Fun Cycling with Fun Bag

Bersepeda adalah kegiatan yang menyenangkan dan menyehatkan. Saat bersepeda, kita tentu membutuhkan botol minum dan beberapa alat keperluan kita (HP, dompet, kunci, dan GPS atau kompas) yang perlu dibawa saat bersepeda. Kebayang kan kalo semua barang itu harus disimpan di kantong celana. Ga asik banget kalo bersepeda jika dibebani dengan barang-barang tersebut.

Sebagian besar pesepeda memilih meninggalkan semua barangnya di rumah atau di kendaraannya. Namun tidak sedikit pesepeda yang memilih tetap membawa barang-barangnya itu. Biasanya semua barang itu dimasukkan ke dalam tas. Namun tidak semua tas bisa nyaman dibawa saat bersepeda. Tas yang besar dan berat akan sangat mengganggu dan tidak nyaman. Karena itu, perlu ada tas khusus bersepeda yang dapat mengakomodir keperluan para pesepeda itu.

Eiger pun ternyata juga memproduksi tas yang dikhususkan untuk pesepeda. Salah satu desainnya adalah tas ber-artikel # 2178. Tas ini menggunakan bahan polyester yang ringan, sehingga sangat nyaman untuk dijinjing. Terdapat 2 ruang kompartemen dalam tas tersebut. Tidak terlalu besar, namun cukup untuk menyimpan botol minuman, kunci, ponsel, dan dompet pengguna. Desainnya cukup mewah dengan permainan kombinasi warna biru dan abu-abu yang pas sekali, sehingga tas terlihat sangat cerah tanpa menyolok mata.

Untuk menambah kenyamanan, bagian belakang tas menggunakan back system "heat reduce curve" yang merupakan back system yang terbuat dari kombinasi busa tebal dan bahan mesh, yang memungkinkan udara mengalir dengan lancar di punggung, sehingga pengguna tidak kepanasan atau gerah karena keringat menempel di tas, namun tetap sejuk karena ada udara yang mengalir bebas di punggung.

Untuk kegiatan bersepeda dalam waktu tempuh yang lama, tas ini cukup pas untuk digunakan. Selain nyaman, ringan, serta simpel, artikel # 2178 juga menonjolkan sisi "wah" yang menarik tanpa terkesan norak. Kebetulan saya suka tas dengan kombinasi ini (Biru - Abu). Rasanya tadi di toko EAS saya melihat tas ini dijual dalam beberapa kombinasi warna lain yang mungkin sesuai dengan para Eigerian.


Sunday, October 7, 2012

Art # 2173 Andesite 1.0 - Rock & Ice Series


Minggu lalu saya dikejutkan dengan munculnya produk tas Eiger Art # 2173 Andesite 1.0. Dari bentuk, tidak ada yang aneh dari tas ini. Yang menarik adalah keberanian Eiger untuk bermain dengan warna dan bahan pada tas ini. Menggunakan bahan poly bercorak yang dikombinasikan dengan bahan solid berwarna abu tua (Dark Grey) dan kombinasi aksen Orange, tas ini terlihat sangat otentik. Bisa dibilang ini adalah terobosan Eiger yang jauh, di mana sebelumnya tas Eiger banyak didominasi dengan warna hitam dan abu-abu.

Tas ini menggunakan back system "heat reducer" yang terbuat dari bahan busa dan kain mesh yang tebal namun lembut serta sejuk. Kantong samping tas menggunakan bahan poly corak yang bagian dalamnya menggunakan kombinasi berwarna Orange.

Tas ini memiliki 2 ruang dan tidak memiliki tempat untuk penyimpanan laptop. Hal ini dapat dimaklumi karena tas ini tidak difungsikan untuk kegiatan kantor, namun lebih ke travelling. Kompatemen dalam juga tidak memiliki banyak fungsi yang rumit, namun ruang kompartemen cukup besar sehingga isi bisa relatif lebih banyak.

Model tasnya jauh lebih minimalis, namun  sangat "up-to-date" dan sudah berani bermain dengan konsep fashion yang elegan dan simplify. Tas ini diberi nama Andesite 1.0 karena warnanya mirip dengan bebatuan andesit yang merupakan salah satu batu pegunungan yang cukup terkenal. Selain itu, corak guratan pada bahan poly abu-abu sangat menonjolkan wujud bebatuan yang keras dan kuat, membuat tas ini terlihat sangat gagah dan sangar. Dibandingkan dengan tas-tas adventure merek lain yang beredar di Indonesia, jelas posisi Eiger - dengan melihat tas ini sudah 2 langkah di atas mereka.

Secara umum, tas ini adalah terobosan Eiger yang luar biasa. Ini kejutan Eiger untuk para Eigerian di bulan Oktober ini. Kira-kira kejutan apa lagi ya yang akan diusung Eiger selanjutnya? Stay tune.... Karena saya akan mengabarkannya buat Anda.


Tuesday, October 2, 2012

Art # 122 Pinewood - Another Great Sandals from Eiger

Produk sandal Eiger lain yang menjadi salah satu favorit saya adalah sandal artikel #122 yang lebih dikenal dengan Sandal Pinewood. Maaf ya, saya masih membahas sandal jepit karena kebetulan saya sukanya sandal jepit. Mudah-mudahan dalam kesempatan lain, saya akan ulas sandal Palang dan Palang Nabi produk Eiger yang juga keren-keren.

Daya tarik dari sandal Pinewood terletak pada solnya yang terbilang unik dan sangat detil. Membentuk relief garis lurus yang menyerupai bentuk susunan kayu (pinewood), pewarnaan pada bagian garis itu tergolong tidak mudah dan cukup rumit karena menggunakan metode injection yang dilakukan dua kali. Saya bisa katakan, model ini adalah "Master Piece" yang bagus sekali yang pernah diproduksi Eiger.

Selain itu, bahan inject yang digunakan bukan bahan silikon ataupun karet, sehingga tidak licin ataupun slip. Hal ini terbukti saat saya gunakan untuk melakukan perjalanan ke daerah berlumpur dan bebatuan di Perkemahan Ranca Upas, Ciwidey.

Kekuatan masih menjadi ciri khas sandal Eiger jenis ini. Sama seperti sandal Eiger yang lain, sandal Pinewood tetap menggunakan bahan pylon yang padat. Sandal ini pun terasa ringan dan nyaman dikenakan karena bentuknya dibuat dengan teknologi aerodinamis, yang memungkinkan pengguna bergerak lincah. Kontur Pinewood juga turut berperan banyak dalam membuat sandal ini terasa ringan, sehingga sandal terasa lebih ringan.


Sunday, September 30, 2012

Cihuy.... Majalah Eiger Adventure Edisi September / October sudah terbit


Media Eiger yang paling saya tunggu akhirnya muncul kembali : Majalah Eiger Adventure Edisi No. 63/ September - Oktober 2012. Saya mendapatkan kiriman majalah itu awal September silam dan baru sempat saya review hari ini. Majalah tersebut dikirim oleh Eiger untuk para anggota Eiger yang tergabung dalam EAC (Eiger Adventure Club). Dan saya tercatat sebagai salah satu anggotanya. Hehehe....

Majalah dwibulan Eiger ini berisi berita-berita yang berhubungan dengan kegiatan adventure outdoor di Indonesia. Dan Eiger terlibat dalam beberapa kegiatan tersebut.

Pada edisi kali ini, Eiger menampilkan 2 artikel yang cukup mengharukan : artikel tentang Pak Teo Tri Prasetya dan Pak Widjajono Partowidagdo (Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral). Pak Teo adalah pendaki senior Indonesia yang masih aktif mendaki walau usianya sudah melewati kepala 6. Sedangkan Pak Widjajono sendiri adalah menteri yang mencintai kegiatan pendakian. Pak Wi meninggal kala mendaki puncak Tambora April 2012 silam. Kedua artikel tersebut didedikasikan kepada dua orang terbaik Indonesia yang punya dedikasi dan perhatian tinggi terhadap alam Indonesia. Saya cukup terharu dan terkesan saat membaca tulisan yang ditulis oleh Adiseno tersebut.

Selain itu, ada pula artikel tentang kegiatan Seven Summit Indonesia, serta Petualangan 21 Srikandi Indonesia yang melakukan kegiatan bersepeda dengan rute Bandung - Jepara. Terakhir, ada informasi mengenai produk Eiger terbaru. Namanya Molten Rock Series. Dari gambarnya, bentuk tas seri ini sangat menarik karena menggunakan kombinasi berwarna merah dengan dasar warna tas hitam. Hmm... penasaran ni... apa secara fisik cukup "sangar" seperti nama serinya ya?  Meluncur ke EAS ah.....

Art # 116 Velocity - Adventurous Sandals from Eiger


Eiger sudah terlalu kadung dikenal sebagai merek tas adventure. Padahal selain tas, Eiger pun punya produk lain yang berhubungan dengan dunia outdoor, adventure, dan life-style, mulai dari topi, kupluk, bandana, kemeja, rompi, celana, sarung tangan, jam tangan, jas hujan, alat-alat pendakian (carabiner, sling, rope, torch, dll), sepatu, dan sandal. Kali ini saya akan mengupas Art # 116 Velocity yang merupakan salah satu produk sandal Eiger yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia.

Art #116 Velocity adalah sandal jepit dengan model yang sederhana namun bermakna. Upper sol (Sol bagian atasnya) menggunakan bahan karet tebal dengan model guratan seperti serat pohon, menimbulkan citra keras dan tegas seperti layaknya dunia adventure outdoor. Sedangkan bagian bawahnya menggunakan phylon yang juga kuat namun tidak kaku dan keras, serta tidak licin.

Berbeda dengan sandal umum yang datar, Velocity memiliki bentuk yang melengkung di tengah. Bentuk ini disengaja karena mengikuti bentuk kaki manusia yang cenderung melengkung di tengah. Selain itu, lengkungan dibuat dengan bentuk khusus yang telah dipatenkan oleh Eiger. Bentuk tersebut dibuat dengan tujuan untuk memberikan efek aerodinamis sehingga terasa lebih ringan saat berjalan di tanah keras maupun tanjakan.

Hal lain yang membuat sandal ini sangat diminati para Eigerian adalah busa yang digunakan untuk sandal ini cukup padat dan kuat, sehingga tahan lama dan awet, walau digunakan untuk kegiatan outdoor yang ekstrim sekalipun. Tali jepitnya pun juga kuat, sehingga tidak mudah sobek.

Sandal Velocity yang saya kenakan sudah mengikuti saya melakukan perjalanan ke mana saja, Mulai dari mal berlantai ubin yang licin, tanah berlumpur di Lembang, hingga nyemplung di Danau Situ Patenggang dan Pantai Marina. Usianya pun sudah lebih dari 1 tahun, namun masih tetap kuat dan mantap untuk dipakai hingga hari ini.

Overall, sandal Velocity adalah sandal klasik legendaris yang sudah menjadi sandal paten Eiger yang terkenal kuat dan awet. Puas banget deh pake sandal Eiger....


Sunday, September 23, 2012

Art # 1155 - Excelsior 75L

Ekspresi pertama yang muncul dari saya saat melihat tas ini adalah, "Cool...!!!"

Yep... yep.... ransel petualang (adventure racksack) keluaran Eiger ini punya model yang klasik banget. Secara fisik, ransel bernuansa hijau tua dan hitam ini sangat "army look". Berbahan kombinasi poly, cordura, dan oxford yang lembut namun kuat, ransel ini sangat kokoh untuk digunakan dalam kegiatan outdoor.

Tidak ada aplikasi canggih ataupun ribet yang digunakan pada ransel Excelsior ini. Identitasnya pun menggunakan bordir warna putih yang sangat menonjolkan sensasi tas klasik Eiger era 90an. Walau demikian, fungsinya cukup komplit dan multifungsi. Selain tempat air minum, juga terdapat kantong-kantong yang cukup banyak untuk menyimpan peralatan outdoor seperti tambang, kapak, palu, dan lain-lain.

Mungkin yang cukup diapresiasi dari tas ini adalah back-system ransel ini yang cukup kokoh dengan pengerjaan yang rumit. Saat saya kenakan, ransel ini terasa kokoh, dan secara umum tidak seberat ransel adventure merek lain pada umumnya.

Overall, ransel Art #1155 adalah ransel outdoor adventure yang cukup baik. Kekurangannya masih pada tali-temali yang ada pada ransel ini yang - bagi orang-orang bertipe simpel sepert saya - mungkin sedikit "mengganggu". Buat orang yang mencari tas yang durabel (kuat) dan sangat komplit untuk mendukung kegiatan outdoor, tas ini memang keren banget.

NORDWAND - The Greatest Adventure Movie for All Adventurers

Beberapa waktu lalu (tepatnya tanggal 20 September 2012), saya mendapatkan kesempatan untuk menonton film produksi Jerman berjudul Nordwand. Dari judulnya, Anda mungkin sudah bisa menebak kalau film ini berhubungan dengan petualangan.

Ya, benar. Nordwand sendiri dalam bahasa Inggris adalah "North Face" (Wajah Utara), sebutan untuk bagian utara Gunung Eiger yang terletak di Jungfrau, Swiss. Dan seperti para Eigerian ketahui, Gunung Eiger adalah gunung yang menjadi simbol dan inspirasi nama produk tas Eiger.

Dalam sejarah, North Face adalah bagian paling berbahaya dari Gunung Eiger yang hingga hari ini masih sulit sekali untuk ditaklukkan. Sejak tahun 1935 - ketika North Face pertama kali didaki oleh pendaki muda berdarah Jerman asal Bavaria Karl mehringer dan Max Sedlmeyer - hingga hari ini setidaknya sudah ada 64 pendaki yang tewas, sehingga tidak jarang sisi utara Gunung Eiger tersebut disebut juga dengan "The Murderous Wall" (Mordwand).

Film yang saya tonton tersebut merupakan film yang diangkat dari kisah nyata salah satu usaha pendakian Nordwand yang paling fenomenal dan dikenang sepanjang masa yang dilakukan oleh 2 orang Jerman - Andreas Hinterstoisser dan Toni Kurz - pada tahun 1936.

Dalam film berdurasi 127 menit tersebut, diceritakan tentang dua orang sahabat yang juga prajurit Jerman yang menyukai kegiatan climbing, Mereka adalah Toni Kurz (diperani Bennoi Furmann) dan Andreas Hinterstoisser (Florian Lukas). Keduanya terobsesi untuk menaiki bagian Utara Gunung Eiger yang mereka kenal dengan sebutan Nordwand karena saat itu belum banyak pendaki yang berhasil menaklukkan bagian tersebut. Selain hobi, mereka memiliki obsesi untuk bisa dikenal sebagai pahlawan karena - jika berhasil mendaki Nordwand - mereka akan menjadi orang Jerman pertama yang berhasil menaklukkan Nordwand.

Dengan berbekal foto dan pengalaman mendaki, mereka berdua pun memulai pendakian. Saat pendakian, mereka "dibuntuti" oleh dua orang pendaki asal Austria - Willy Angerer (diperani Simon Schwarz) dan Edi Reiner (Geor Friedrich) - yang juga memiliki obsesi yang sama dan terus mengikuti rute yang diambil Toni dan Andreas.

Ketegangan mulai terjadi mana kala keempat orang tersebut sudah tiba di tengah-tengah gunung. Udara yang tidak bersahabat, Edi yang kakinya terluka setelah terjepit bebatuan gunung, serta peralatan yang sangat minim, menyebabkan satu persatu dari mereka tewas. Hingga akhirnya Toni menjadi satu-satunya pendaki yang tersisa, setelah tergantung selama 24 jam serta dihempas badai salju yang luar biasa dasyat. Ketika akan ditolong, tim penolong tidak membawa tali yang cukup panjang. Akibatnya Toni tidak bisa diselamatkan dan dia hanya bisa tergantung beberapa meter saja di atas para penolongnya. Tidak ada orang yang bisa melakukan apapun selain melihat Toni yang sekarat mati perlahan-lahan.


Film yang disutradarai Phillip Stolzl ini tidak saja indah dan menakjudkan dari segi sinematografi, namun juga kuat dalam cerita (walau ending-nya tidak "happy end", seperti kejadian sebenarnya). Tidak heran film ini meraih banyak penghargaan dalam gelaran German Film Award 2009, yaitu untuk kategori Best Cinematography, Best Sound, Best Production Design, Best Screenplay, dan Best Sound Editing.

Film yang didistribusikan di negara lain dengan judul North Face ini merepresentasikan semangat juang yang pantang menyerah serta semangat pendaki sejati. Keras. Penuh tantangan. Dan tak kenal lelah. Itulah semangat Eiger. Saya merasakan semangat yang mendalam itu selama menonton film ini. Semoga Anda pun merasakan hal yang sama seperti saya.



Saturday, September 22, 2012

Art # 2074 - Simply Bagpack

Salah satu tas Eiger "classic black" yang cukup menarik perhatian saya adalah Artikel #2074 - Snap 01. Sejujurnya tas ini adalah tas yang sangat sederhana dari segi penampilan. Tidak memiliki pernak-pernik yang berlebihan (inilah yang membuat saya menyukai tas ini....), namun memiliki fungsi yang baik sebagai tas travelling.

Di bagian depan, tas ini hanya menggunakan logo kecil yang terbuat dari perak. Tidak terlalu mencolok, namun sangat berciri Eiger, sehingga dapat dipastikan jika dikenakan oleh pengguna, dari jarak jauh pun orang sudah bisa menduga jika tas itu adalah tas Eiger. Di bagian depan bawah tas terdapat busa tipis yang dibentuk seperti bentuk ingsang. Cukup terlihat futuristik dan elegan, sehingga memunculkan spirit aktif dan berjiwa pemberani.

Tidak banyak kompartemen di dalam tas ini karena memang difungsikan sebagai bagpack travelling, sehingga dapat memuat pakaian dan perlengkapan travelling jarak pendek.

Yang menarik adalah bagian belakang tas di mana menggunakan Eiger Back System yang terbilang cukup sederhana namun efisien. Back system tersebut terbuat dari bahan busa foam tipis yang padat. Di bagian tengahnya terdapat tulisan "Eiger", sedangkan sisi kiri dan kanannya terdapat cukup banyak tonjolan berbentuk persegi empat yang tengahnya mencekung ke bawah. Jika diamati dengan seksama, tonjolan tersebut sebenarnya membentuk punggung manusia.

Tadinya saya berpikir tonjolan tersebut akan sangat mengganggu. Namun .... hey... justru sangat jauh dari dugaan saya. Ternyata bentuk back-system seperti itu berfungsi agar udara bisa mengalir dengan baik di bagian punggung sehingga punggung masih dapat berespirasi, tidak cepat panas, dan kalaupun pengguna berkeringat, keringatnya dapat berkurang akibat aliran udara tersebut. Saya bisa katakan teknik ini cukup sederhana dan sangat efektif. Love it.....!!!!

Overall, Artikel 2074 ini adalah tas travelling yang nyaman dan cukup pas digunakan bagi orang-orang yang senang berpergian jarak dekat. Bentuknya sederhana, ukurannya yang tidak terlalu besar, dan tidak terlalu berat, menjadi pertimbangan mengapa tas ini patut untuk dimiliki.



Art # 1170 - Wonderlust 75L

Melakukan perjalanan jauh menembus hutan belantara tentunya butuh kesiapan mental dan fisik yang baik, serta perlengkapan yang lengkap. Untuk dapat menampung perlengkapan tersebut, dibutuhkan tas yang cukup besar, kuat,dan enak untuk dibawa selama perjalanan jauh tersebut.

Baru-baru ini, saya "jatuh hati" dengan tas ransel (racksack) Eiger berartikel #1170 - Wonderlust. Tas yang dibuat dengan kombinasi warna Merah, Abu, dan Hitam ini terbilang cukup gagah. Seperti ransel pada umumnya, tas ini tidak memiliki banyak kompartemen karena memang diperuntukkan untuk perjalanan outdoor jarak jauh. Paling kompartemen yang dimiliki adalah untuk menyimpan cover bag (penutup tas) di bagian atas ransel.

Bagian dalam tas ini menggunakan bahan Oxford anti air yang cukup baik. Tidak tebal dan kaku, sehingga terlihat sangat fleksibel. Isinya cukup besar (75 Liter) sehingga dapat mengisi pakaian dan perlengkapan travelling hingga 5-7 hari. Ada tempat untuk menyimpan botol minum yang tersembunyi di bagian belakang tas.

Dan sekali lagi, saya terkesan dengan back system Eiger yang sangat inovatif : menggunakan bahan poly foam warna kuning yang membentuk tonjolan-tonjolan yang berfungsi untuk mengalirkan udara ke bagian punggung saat pengguna menggendong tas, sehingga terasa nyaman untuk digunakan. Teknologi ini disebut dengan Aeronobus Back System. Saya merasakan kenyaman yang lumayan baik saat mencoba menggendong tas ini dan melakukan "perjalanan kecil" menaiki serta menuruni bukit-bukit kecil di sebuah kawasan wisata di daerah Lembang, Bandung. Sayangnya, mungkin karena busa yang digunakan terlalu tebal, saya merasa ada ganjalan yang sedikit "mengganggu" punggung saat meloncat melewati kali-kali kecil.

Tas ini dilengkapi peluit yang dipasangkan di buckle depan (di dada) yang dapat berfungsi sebagai panduan manakala kita tersesat di tengah hutan.

Secara umum, ransel ini cukup mampu menjawab kebutuhan para traveller yang punya hobi berjalan menembus hutan atau melakukan kegiatan outdoor. Hanya saja kekurangan dari ransel ini adalah dari segi penampilannya yang tampak rumit. Pita webbing yang terjuntai-juntai mungkin sedikit mengganggu bagi orang-orang yang menyukai kerapian dan penampilan yang simpel. Busa pada back-system dan sayap tas (wing bag) yang tebal pun terasa cukup merepotkan jika tas ini dikenakan oleh orang-orang bertubuh tambun (seperti saya....^_^....). 


Tuesday, September 11, 2012

Eiger Go Green .... In Real Action ....

Ketika perusahaan-perusahaan lain baru sebatas mencanangkan program "Go Green", ternyata - tanpa banyak basa-basi - Eiger sudah melakukan program "Go Green" sejak 3 tahun lalu. Hal ini baru saya ketahui kemarin (11 September 2012) saat mendapatkan kesempatan berkunjung ke salah satu lahan penyemaian tanaman milik Eiger di Lembang.

Di lahan seluas setengah lapangan sepak bola tersebut, terdapat ratusan ribu bibit tanaman - beberapa di antaranya adalah tanaman langka - yang sedang dibudidayakan. Usia tanaman yang ada di sana cukup beragam, mulai dari seminggu hingga tiga bulan. Beberapa tanaman langka yang dibudidayakan di sana adalah Pancasila (Tabebuia rosea), Mahoni Uganda (Khaya antotheca), Dadap Blendung (Erytrina sp), Lame (Alstonia scolaris), Sapu Tangan (Maniltoa gemifara), Pucuk Merah (Syzigtum oleina), dan lain-lain.

Selama tiga tahun terakhir ini, Eiger telah mengirimkan jutaan tanaman dan pohon ke seluruh Indonesia guna pelaksanaan program penghijauan Indonesia. Salah satu prestasi Eiger yang - menurut saya - cukup luar biasa adalah pengiriman tiga juta pohon untuk penghijauan Pulau Samosir yang dilakukan Eiger di tahun 2012 ini. Selain Pulau Samosir, beberapa pulau lain di Indonesia yang sedang mengalami krisis pohon akibat penebangan liar pun sedang menjadi perhatian Eiger. Diharapkan dalam waktu dekat, dengan bekerja sama bersama aparat pemerintah setempat, Eiger dapat melakukan penghijauan kembali daerah tersebut.

Kita pun - para Eigerian - dapat turut serta dalam kegiatan penghijauan Indonesia dengan menanami halaman dan lingkungan sekitar menggunakan berbagai tanaman dan pepohonan. Jika kita tidak tahu dan bingung mencari bibit pohon atau pun tanaman untuk menanam di lingkungan, jangan kuatir. Karena sejak Agustus lalu, Eiger telah menggelar program "Tree Adoption" di mana untuk setiap pembelian tas atau pun semua produk Eiger senilai Rp 100.000, para konsumen Eiger mendapatkan bibit pohon yang dapat digunakan untuk ditanam di halaman dan lingkungan sekitar.

Dengan diselenggarakannya program ini, Eiger berharap kita bersama-sama dapat tetap menghijaukan lingkungan kita. Sehingga program "Go Green" tidak hanya sekedar wacana atau "lip-service" namun juga benar-benar ada gebrakan nyatanya.

Program ini akan terus berjalan dan diharapkan Indonesia dapat tetap menjadi "Paru-paru Dunia" agar hidup kita menjadi lebih baik.

Sukses untuk program "Go Green"-nya ya, Eiger.....




Sunday, September 9, 2012

Art # 2079 - The Fabulous Flaming Red

Saat masuk ke Eiger Adventure Store (EAS) yang berlokasi di Jalan Cihampelas No. 22 beberapa waktu lalu, mata saya langsung tertuju pada tas "back-pack" yang tergantung di dinding etalase sebelah kanan. Di antara semua tas yang didominasi warna hitam, tas Artikel # 2079 yang didominasi warna merah dengan kombinasi webbing, puller, dan buckle warna abu-abu ini terlihat cukup elegan dan "wah".

Tas yang didesain untuk kegiatan outdoor seperti hiking ini cukup pas dan nyaman digunakan. Bagian pundaknya cukup pas dan seimbang. Yang paling menarik adalah "back-system" tas ini menggunakan EBS (Eiger Breathable System), yang dirancang unik. Bentuk back-system yang menyerupai kontur punggung orang ini tidak membuat punggung pengguna ketarik ataupun terganggu (karena berkeringat) saat dipakai lama, namun justru meringankan pengguna terutama setelah dipakai dalam waktu yang cukup lama. Hal ini tampaknya disebabkan oleh mudahnya udara mengalir (karena banyak rongga di "back-system") sehingga kulit masih bisa "bernafas" dan tidak membuat punggung cepat panas.

Selain itu, tas ini memiliki Hydroflask Compartment yang didesain khusus untuk menyimpan botol minuman. Kompartemen minuman ini cukup pas untuk menyimpan botol minuman ukuran standar (1 - 1.5 liter).

Karena didesain untuk kegiatan outdoor, maka tas ini tidak memiliki banyak kompartemen asesoris serta kompartemen laptop di dalamnya. Keliatanny hal ini disengaja agar tas lebih ringan dan fungsinya sebagai tas outdoor lebih optimal.

Tas "merah menyala" ini adalah tas yang "gue banget" untuk kegiatan outdoor. Sangat membantu sekali untuk kegiatan outdoor yang tidak membutuhkan banyak kompartmen penyimpanan barang. Bobotnya pun tidak terlalu berat (sekitar 1.2 kg kondisi kosong) sehingga pengguna pun tidak merasa "berat" saat membawa tas yang mendukung kegiatan adventure mereka.


Friday, September 7, 2012

Welcome to EIGER FREAK ...

Buat Para Eigerian (sebutan untuk penggemar produk Eiger), para adventurer, dan teman-teman pembaca awam, saya ucapkan : Selamat Datang di "Eiger Freak".

"Eiger Freak" didedikasikan kepada para penyuka produk Eiger dan Anda sekalian yang menyukai kegiatan outdoor, ataupun aktivitas ekstrem.

Sebagai informasi, Eiger adalah merek produk adventure yang sangat populer di Indonesia. Produk adventure yang dimaksud mencakup produk pendukung adventure dan kegiatan outdoor (tas, tenda, carabiner, sling, dll), hingga produk life-style (kaos, topi, kemeja, celana panjang, sepatu, sandal, dll).

Dalam "Eiger Freak", Anda akan temukan ulasan detil mengenai produk-produk pilihan Eiger. Apa saja produk unggulannya? Apa kelebihannya? Apa kekurangannya? Semua dijabarkan lengkap di sini....

So... let's get started....