Minggu kemarin (9 November 2014), saat berjalan-jalan dengan keluarga di Festival City Link, Bandung, saya cukup kaget saat mengetahui kalau Eiger membuka stand dan berpameran di mal tersebut. Buat saya, hal ini cukup menggembirakan. Dengan jadwal kerja yang sangat pada di hari biasa dan kepadatan lalu lintas di hari libur (Sabtu dan Minggu), sangat tidak memungkinkan sekali buat saya - yang tinggal di Bandung Selatan - untuk "bermain" ke Store Eiger belakangan ini.
Beberapa tahun lalu, Eiger pernah membuka toko di Miko Mal yang terletak di Jalan Kopo. Namun dengan ditutupnya toko tersebut, saya jadi makin jarang untuk bisa tahu up-date produk Eiger terbaru. Toko yang terdekat kala itu adalah di Buah Batu atau di King's Shopping Centre. Setelah King's Shopping Centre terbakar beberapa bulan lalu, dan juga Buah Batu selalu macet parah setiap Sabtu dan Minggu, maka mau-tidak-mau, saya hanya bisa ke toko Eiger yang terletak di Jalan Sumatera 23, Bandung, atau yang di Jalan Cihampelas 22, Bandung.
Namun dengan berpamerannya Eiger di Festival City Link minggu kemarin, dapat langsung membangkitkan semangat saya untuk melirik produk Eiger kembali.
Booth pameran itu berlokasi di lantai dasar Festival City Link (dekat pintu masuk utama), di depan kios Bread Talk, serta bersebelahan persis dengan panggung utama Festival City Link yang hari itu sedang menggelar Robotic Competition. Jadi saat mengunjungi booth Eiger, saya melihat banyak pembeli yang memadati booth tersebut.
Produk yang dijual mayoritas adalah tas. Tapi produk lain seperti kaos dan topi pun dijual di sana. Beberapa produk dijual dengan diskon 25%. Pemberian diskon ini masih merupakan rangkaian dari peringatan ulang tahun Eiger dan merupakan salah satu langkah Eiger untuk makin dekat pada para penggemar dan peminat produk perlengkapan aktivitas outdoor Eiger.
Pameran tersebut saya dengar akan dibuka hingga tanggal 16 November 2014 mendatang.
Keren banget deh....
Showing posts with label adventure. Show all posts
Showing posts with label adventure. Show all posts
Sunday, November 9, 2014
EIGER's New Logo - Stronger, Bigger, Aggressive ...
Sejak awal tahun 2014 ini, logo Eiger sudah berubah dan telah menggunakan logo baru. Berbeda dengan logo lama yang membentuk pola gambar segitiga warna biru di dalam lingkaran berdasar warna merah, logo Eiger yang baru tampil tanpa lingkaran. Dari logo baru ini, saya menangkap energi dan spirit petualang yang "bebas" dan tidak terkungkung di dalam batasan. Inilah semangat petulang sebenarnya. Dan inilah yang diangkat oleh logo Eiger yang baru tersebut.
Perubahan cukup ekstrim pun dilakukan pada penggunaan warnanya, di mana di masa lalu, logo Eiger memang dominan warna biru dan merah yang sudah melegenda. Namun kini, logo tersebut menggunakan warna Orange, putih, dan abu-abu.
Dalam psikologi warna, Orange merupakan warna petualang, menggambarkan suasana hati yang bebas, ceria, dan hangat. Orange merupakan warna yang menguatkan dan memberi semangat di saat masa susah, menyembuhkan kepiluan, dan menghapus kekecewaan. Orange juga merupakan warna optimistik yang selalu bisa mencari jalan keluar dari berbagai masalah.
Putih dikenal sebagai warna suci, sebagai pelambang hati para pendaki yang mendaki dengan ketulusan hati. Putih juga merupakan warna awan, dan salju yang berada di atas puncak bukit tertinggi, yang merupakan tujuan utama para pendaki yang melakukan perjalanan berat dan jauh.
Dan abu-abu adalah warna tenang yang merupakan gambaran dari jiwa petualang yang melakukan pendakian dengan hati dan perasaan yang tenang. Abu-abu adalah warna kekompakan, kebersamaan, bertanggung-jawab, kedewasaan, dan harmoni, yang menggambarkan kebersamaan para petualang dalam melakukan perjalanan bersama-sama, serta hidup harmoni dengan alam sekitar.
Cukup menarik sekali saat saya mengetahui pula filosofi logo baru dari Eiger (yang saya dapatkan di website mereka di www.eigeradventure.com), yang mana berbunyi :
Terasa sekali aura petualangnya sangat kental, sejalan dengan logo baru yang mereka gunakan.
Di pasaran saat ini, saya melihat sudah banyak tas dan produk Eiger yang telah menggunakan logo baru. Namun masih ada juga produk yang masih mengunakan logo lama. Bukan tanpa alasan logo lama masih tetap dipertahankan. Menurut informasi dari beberapa orang Wiga (Wiraniaga) yang saya temui di Eiger Store, mereka menjelaskan bahwa beberapa produk masih menggunakan logo lama karena permintaan para Eigerian juga yang menginginkan produk dengan logo lama tetap ada, mengingat beberapa Eigerian memiliki "sentimen pribadi" dan kesan mendalam pada tas berlogo Eiger lama.
Selain itu, beberapa produk masih tetap dipertahankan menggunakan logo lama karena untuk menampilkan bentuk klasik dari tas Eiger. Jadi selain produk berlogo baru untuk Eigerian muda (dan yang masih berjiwa muda), Eiger juga punya produk klasik, yang akan menjaga kenangan tersendiri bagi para Eigerian Senior yang pernah melakukan petualangan terbesarnya bersama tas Eiger di masa lalu.
New Eiger is Stronger, Bigger, and (more) Aggresive .....
It's sooooo cool, Man ....
Love it ....
Perubahan cukup ekstrim pun dilakukan pada penggunaan warnanya, di mana di masa lalu, logo Eiger memang dominan warna biru dan merah yang sudah melegenda. Namun kini, logo tersebut menggunakan warna Orange, putih, dan abu-abu.
Dalam psikologi warna, Orange merupakan warna petualang, menggambarkan suasana hati yang bebas, ceria, dan hangat. Orange merupakan warna yang menguatkan dan memberi semangat di saat masa susah, menyembuhkan kepiluan, dan menghapus kekecewaan. Orange juga merupakan warna optimistik yang selalu bisa mencari jalan keluar dari berbagai masalah.
Putih dikenal sebagai warna suci, sebagai pelambang hati para pendaki yang mendaki dengan ketulusan hati. Putih juga merupakan warna awan, dan salju yang berada di atas puncak bukit tertinggi, yang merupakan tujuan utama para pendaki yang melakukan perjalanan berat dan jauh.
Dan abu-abu adalah warna tenang yang merupakan gambaran dari jiwa petualang yang melakukan pendakian dengan hati dan perasaan yang tenang. Abu-abu adalah warna kekompakan, kebersamaan, bertanggung-jawab, kedewasaan, dan harmoni, yang menggambarkan kebersamaan para petualang dalam melakukan perjalanan bersama-sama, serta hidup harmoni dengan alam sekitar.
Cukup menarik sekali saat saya mengetahui pula filosofi logo baru dari Eiger (yang saya dapatkan di website mereka di www.eigeradventure.com), yang mana berbunyi :
Mount Eiger is unique,
Mount Eiger is aggressive,
Mount Eiger is asymmetrical with ridgesand faces :
So is our logo !
Terasa sekali aura petualangnya sangat kental, sejalan dengan logo baru yang mereka gunakan.
Di pasaran saat ini, saya melihat sudah banyak tas dan produk Eiger yang telah menggunakan logo baru. Namun masih ada juga produk yang masih mengunakan logo lama. Bukan tanpa alasan logo lama masih tetap dipertahankan. Menurut informasi dari beberapa orang Wiga (Wiraniaga) yang saya temui di Eiger Store, mereka menjelaskan bahwa beberapa produk masih menggunakan logo lama karena permintaan para Eigerian juga yang menginginkan produk dengan logo lama tetap ada, mengingat beberapa Eigerian memiliki "sentimen pribadi" dan kesan mendalam pada tas berlogo Eiger lama.
![]() |
| Logo Lama & Logo Baru Eiger |
New Eiger is Stronger, Bigger, and (more) Aggresive .....
It's sooooo cool, Man ....
Love it ....
Labels:
adventure,
bagpack,
eiger,
klasik,
logo,
mount eiger,
mountaneering,
produk,
sandal gunung,
sepatu,
tas,
vintage
Monday, October 15, 2012
K578 - Adrenaline Addict
Salah satu produk anyar Eiger yang cukup menarik perhatian saya minggu ini adalah kaos berlengan 3/4 artikel K578. Kaos yang juga dikenal dengan Adrenalin Addict ini bertemakan kegiatan bersepeda (cycling) ekstrim yang memacu adrenalin.
Secara konsep dan tema, kaos ini cukup "menantang". Desain sablonnya yang dibuat menggunakan kombinasi flocking, pigmen, dan semi rubber mampu menimbulkan sensasi "shocking". Bahannya menggunakan 100% cotton jersey yang ringan namun padat, memunculkan efek sejuk bagi pengguna. Walau pemilihan warna bahannya masih tidak jauh-jauh dari hitam dan abu-abu - yang sudah menjadi "brand-mark" Eiger - namun penggunaan warna Orange pada sablon sudah bercerita kalau Eiger sudah beranjak ke gaya yang lebih modis dan colorful, dengan tidak meninggalkan jati-dirinya yang garang, sangar, dan sangat maskulin.
Meski sablon pada kaos ini bercerita tentang kegiatan bersepeda yang ekstrim, tidak berarti kaos ini dikhususkan bagi pesepeda ekstrim saja, tetapi ditujukan bagi siapapun yang senang akan tantangan ekstrim dan berjiwa pemberani.
Secara konsep dan tema, kaos ini cukup "menantang". Desain sablonnya yang dibuat menggunakan kombinasi flocking, pigmen, dan semi rubber mampu menimbulkan sensasi "shocking". Bahannya menggunakan 100% cotton jersey yang ringan namun padat, memunculkan efek sejuk bagi pengguna. Walau pemilihan warna bahannya masih tidak jauh-jauh dari hitam dan abu-abu - yang sudah menjadi "brand-mark" Eiger - namun penggunaan warna Orange pada sablon sudah bercerita kalau Eiger sudah beranjak ke gaya yang lebih modis dan colorful, dengan tidak meninggalkan jati-dirinya yang garang, sangar, dan sangat maskulin.
Meski sablon pada kaos ini bercerita tentang kegiatan bersepeda yang ekstrim, tidak berarti kaos ini dikhususkan bagi pesepeda ekstrim saja, tetapi ditujukan bagi siapapun yang senang akan tantangan ekstrim dan berjiwa pemberani.
Wednesday, October 10, 2012
Art # 2885 Cybernetica 1.0 - Understand The Needs of Active Adventurous People
Bisa dikatakan semua produk tas Eiger dibuat dengan melihat berorientasi pada kebutuhan konsumen. Salah satunya - yang menurut saya adalah satu dari sekian produk tas terbaik Eiger di tahun ini - adalah tas berartikel # 2885 yang disebut dengan nama Cybernetica 1.0.
Tas yang menggunakan kombinasi bahan PVC dan poly ini adalah bagpack yang dispesilisasikan untuk para Eigerian - atau user lain - yang senang beraktivitas di outdoor namun tidak meninggalkan aktivitas pekerjaannya dan selalu "stay tune" kapan pun dan di mana pun. Tas ini memiliki 3 ruang terpisah yang dapat difungsikan untuk menyimpan file dan barang-barang keperluan pendukung aktivitas outdoor-nya (pakaian, handuk, perlengkapan mandi, botol minum, kompas, ponsel, dompet, dan lain-lain).
Yang paling unik dari tas Cybernetica 1.0 adalah adanya laptop cover 14", tempat kabel labtop, serta cover-rain bag di dalam tas tersebut. Wow....!!! Ini benar-benar luar biasa. Baru kali ini saya menemukan ada tas yang dibuat dan benar-benar didedikasikan untuk user yang berjiwa adventure sekaligus cyber-mania. Padahal tas tersebut sudah ada tempat untuk menyimpan laptop, namun diberi tambahan cover lagi. Perlindungan ganda ini memastikan laptop User terlindung dari hantaman, benturan, dan jatuh. Selain itu, untuk melindungi laptop dari terpaan hujan - apalagi hujan deras - Eiger melengkapi tas tersebut dengan cover-rain bag. Dengan proteksi yang sedemikian kuat, sudah dapat dipastikan bahwa laptop User akan aman jika disimpan dalam tas Cybernetica.
Melihat fungsinya yang sedemikian maksimal, saya melihat tas ini sangat efektif dan bermanfaat sekali jika digunakan oleh Eigerian yang bekerja di lokasi ekstrim, seperti di dalam hutan hujan tropis atau pertambangan, atau juga para Eigerian yang menjalankan aktivitas di lokasi-lokasi ekstrim. Kita tidak perlu lagi dipusingkan dengan kekuatiran terhadap gadget yang kita bawa untuk mendukung pekerjaan saat berada di lokasi tersebut, karena tas Cybernetica sudah memberikan perlindungan optimal.
Good bag... I like it.... ^_^....
Tas yang menggunakan kombinasi bahan PVC dan poly ini adalah bagpack yang dispesilisasikan untuk para Eigerian - atau user lain - yang senang beraktivitas di outdoor namun tidak meninggalkan aktivitas pekerjaannya dan selalu "stay tune" kapan pun dan di mana pun. Tas ini memiliki 3 ruang terpisah yang dapat difungsikan untuk menyimpan file dan barang-barang keperluan pendukung aktivitas outdoor-nya (pakaian, handuk, perlengkapan mandi, botol minum, kompas, ponsel, dompet, dan lain-lain).
Yang paling unik dari tas Cybernetica 1.0 adalah adanya laptop cover 14", tempat kabel labtop, serta cover-rain bag di dalam tas tersebut. Wow....!!! Ini benar-benar luar biasa. Baru kali ini saya menemukan ada tas yang dibuat dan benar-benar didedikasikan untuk user yang berjiwa adventure sekaligus cyber-mania. Padahal tas tersebut sudah ada tempat untuk menyimpan laptop, namun diberi tambahan cover lagi. Perlindungan ganda ini memastikan laptop User terlindung dari hantaman, benturan, dan jatuh. Selain itu, untuk melindungi laptop dari terpaan hujan - apalagi hujan deras - Eiger melengkapi tas tersebut dengan cover-rain bag. Dengan proteksi yang sedemikian kuat, sudah dapat dipastikan bahwa laptop User akan aman jika disimpan dalam tas Cybernetica.
Melihat fungsinya yang sedemikian maksimal, saya melihat tas ini sangat efektif dan bermanfaat sekali jika digunakan oleh Eigerian yang bekerja di lokasi ekstrim, seperti di dalam hutan hujan tropis atau pertambangan, atau juga para Eigerian yang menjalankan aktivitas di lokasi-lokasi ekstrim. Kita tidak perlu lagi dipusingkan dengan kekuatiran terhadap gadget yang kita bawa untuk mendukung pekerjaan saat berada di lokasi tersebut, karena tas Cybernetica sudah memberikan perlindungan optimal.
Good bag... I like it.... ^_^....
SNEAK PEAK ALERT : E110 Ambhipole - Multi Function Tent
Beberapa hari silam - tepatnya tanggal 9 Oktober - saya berkesempatan melihat proses pemotretan produk tenda Eiger. Produk tersebut - E110 Ambhipole - adalah produk "fresh" yang akan mulai dipasarkan dalam beberapa hari lagi di toko-toko Eiger di seluruh Indonesia. Ini adalah "sneak-peak" buat rekan-rekan Eigerian. Yuk, kita tengok spesifikasi dan keunggulan dari produk ini.
Tenda Ambhipole adalah tenda berdimensi Panjang : 285 x Lebar : 180 x Tinggi : 120 cm. Dengan ukuran seperti ini, tenda tersebut terlihat cukup lega untuk diisi 2 orang (termasuk barang-barang bawaan mereka). Bahannya sendiri terbuat dari bahan polyester yang cukup kuat untuk menahan hujan tingkat sedang. Selain kuat, bahan tersebut juga breathable, sehingga tidak terasa terlalu panas saat berada di dalam.
Tenda ini menggunakan bahan mesh untuk jendela. Jala mesh yang digunakan cukup rapat, sehingga dapat dipastikan nyamuk dan binatang kecil sulit untuk menembus (tapi beda cerita ya kalo "pintu" tenda dibiarkan terbuka terus-menerus.... ^_^....).
Bahan rangka tenda menggunakan baja ringan sehingga tidak memberatkan saat dibawa.
Jika tidak digunakan, tenda dapat dilipat dan disimpan dalam carry-bag.
Kebetulan yang digunakan untuk sesi foto adalah warna Green. Informasi yang saya dapatkan - selain warna Green - tenda ini pun tersedia dalam warna Dark Grey dan Orange.
Selain digunakan untuk kegiatan outdoor pecinta alam, tenda ini pun bisa digunakan untuk kegiatan bersama keluarga di alam terbuka. Walau tidak sebesar family size, tenda ini cukup untuk ditinggali pasangan suami-istri dan anak usia 3 - 7 tahun. Sangat nyaman sekali....
Tunggu saja kehadiran tenda Ambhipole ini di toko-toko Eiger di seluruh Indonesia ..... ^_^ ....
Tenda Ambhipole adalah tenda berdimensi Panjang : 285 x Lebar : 180 x Tinggi : 120 cm. Dengan ukuran seperti ini, tenda tersebut terlihat cukup lega untuk diisi 2 orang (termasuk barang-barang bawaan mereka). Bahannya sendiri terbuat dari bahan polyester yang cukup kuat untuk menahan hujan tingkat sedang. Selain kuat, bahan tersebut juga breathable, sehingga tidak terasa terlalu panas saat berada di dalam.
Tenda ini menggunakan bahan mesh untuk jendela. Jala mesh yang digunakan cukup rapat, sehingga dapat dipastikan nyamuk dan binatang kecil sulit untuk menembus (tapi beda cerita ya kalo "pintu" tenda dibiarkan terbuka terus-menerus.... ^_^....).Bahan rangka tenda menggunakan baja ringan sehingga tidak memberatkan saat dibawa.
Jika tidak digunakan, tenda dapat dilipat dan disimpan dalam carry-bag.
Kebetulan yang digunakan untuk sesi foto adalah warna Green. Informasi yang saya dapatkan - selain warna Green - tenda ini pun tersedia dalam warna Dark Grey dan Orange.
Selain digunakan untuk kegiatan outdoor pecinta alam, tenda ini pun bisa digunakan untuk kegiatan bersama keluarga di alam terbuka. Walau tidak sebesar family size, tenda ini cukup untuk ditinggali pasangan suami-istri dan anak usia 3 - 7 tahun. Sangat nyaman sekali....
Tunggu saja kehadiran tenda Ambhipole ini di toko-toko Eiger di seluruh Indonesia ..... ^_^ ....
Tuesday, October 9, 2012
Art # 2165 - For Adventurous Ladies
Aktivitas petualang dan kegiatan outdoor sudah sangat identik dengan kegiatan para laki-laki. Padahal, tidak sedikit wanita yang juga menggemari aktivitas tersebut. Eiger menyadari hal itu dan menghadirkan seri tas yang dikhususkan untuk kaum hawa.
Salah satu tas yang cukup "garang" tanpa menghilangkan pesona "beauty"-nya adalah tas Kuruvinda artikel # 2165. Tas dengan kombinasi warna Orange dan Abu-abu ini dibuat dengan model dan corak layaknya bebatuan pegunungan cadas. Bahan yang digunakan adalah kombinasi bahan poly dan nylon yang tipis namun kuat. Ukurannya pun dibuat tidak terlalu besar seperti tas adventure pria yang biasa dibuat Eiger, namun lebih ramping dan "slim" mengikuti bentuk dan ukuran tubuh wanita yang juga "slim" dan mungil.
Saat mengenakan tas tersebut, saya merasakan straping shoulder-nya jauh lebih sempit dan cekung. Sedangkan front strap lebih lebar. Tampaknya model ini dibentuk demikian, mengikuti lekuk pundak wanita yang rata-rata juga lebih kecil dibanding pria, dan bentuk tubuh wanita. Dengan bentuk yang demikian, mungkin jika para pria - apalagi bertubuh besar - menggunakan tas ini akan terasa sangat mengganggu (bagian pundak terasa lebih kecil, sedangkan bagian dada terlalu longgar). Namun hal ini akan jelas berbeda jika dikenakan oleh wanita karena akan terasa lebih nyaman, serta ringan.
Dengan mengusung isu "Light & Slim", serta penggunaan kombinasi warna yang cerah, bagi saya tas ini adalah tas yang keren banget buat para wanita yang berjiwa petualang. So, Ladies.... what do you think? ^_^
Salah satu tas yang cukup "garang" tanpa menghilangkan pesona "beauty"-nya adalah tas Kuruvinda artikel # 2165. Tas dengan kombinasi warna Orange dan Abu-abu ini dibuat dengan model dan corak layaknya bebatuan pegunungan cadas. Bahan yang digunakan adalah kombinasi bahan poly dan nylon yang tipis namun kuat. Ukurannya pun dibuat tidak terlalu besar seperti tas adventure pria yang biasa dibuat Eiger, namun lebih ramping dan "slim" mengikuti bentuk dan ukuran tubuh wanita yang juga "slim" dan mungil.
Saat mengenakan tas tersebut, saya merasakan straping shoulder-nya jauh lebih sempit dan cekung. Sedangkan front strap lebih lebar. Tampaknya model ini dibentuk demikian, mengikuti lekuk pundak wanita yang rata-rata juga lebih kecil dibanding pria, dan bentuk tubuh wanita. Dengan bentuk yang demikian, mungkin jika para pria - apalagi bertubuh besar - menggunakan tas ini akan terasa sangat mengganggu (bagian pundak terasa lebih kecil, sedangkan bagian dada terlalu longgar). Namun hal ini akan jelas berbeda jika dikenakan oleh wanita karena akan terasa lebih nyaman, serta ringan.
Dengan mengusung isu "Light & Slim", serta penggunaan kombinasi warna yang cerah, bagi saya tas ini adalah tas yang keren banget buat para wanita yang berjiwa petualang. So, Ladies.... what do you think? ^_^
Monday, October 8, 2012
Art # 2178 - Fun Cycling with Fun Bag
Bersepeda adalah kegiatan yang menyenangkan dan menyehatkan. Saat bersepeda, kita tentu membutuhkan botol minum dan beberapa alat keperluan kita (HP, dompet, kunci, dan GPS atau kompas) yang perlu dibawa saat bersepeda. Kebayang kan kalo semua barang itu harus disimpan di kantong celana. Ga asik banget kalo bersepeda jika dibebani dengan barang-barang tersebut.Sebagian besar pesepeda memilih meninggalkan semua barangnya di rumah atau di kendaraannya. Namun tidak sedikit pesepeda yang memilih tetap membawa barang-barangnya itu. Biasanya semua barang itu dimasukkan ke dalam tas. Namun tidak semua tas bisa nyaman dibawa saat bersepeda. Tas yang besar dan berat akan sangat mengganggu dan tidak nyaman. Karena itu, perlu ada tas khusus bersepeda yang dapat mengakomodir keperluan para pesepeda itu.
Eiger pun ternyata juga memproduksi tas yang dikhususkan untuk pesepeda. Salah satu desainnya adalah tas ber-artikel # 2178. Tas ini menggunakan bahan polyester yang ringan, sehingga sangat nyaman untuk dijinjing. Terdapat 2 ruang kompartemen dalam tas tersebut. Tidak terlalu besar, namun cukup untuk menyimpan botol minuman, kunci, ponsel, dan dompet pengguna. Desainnya cukup mewah dengan permainan kombinasi warna biru dan abu-abu yang pas sekali, sehingga tas terlihat sangat cerah tanpa menyolok mata.
Untuk menambah kenyamanan, bagian belakang tas menggunakan back system "heat reduce curve" yang merupakan back system yang terbuat dari kombinasi busa tebal dan bahan mesh, yang memungkinkan udara mengalir dengan lancar di punggung, sehingga pengguna tidak kepanasan atau gerah karena keringat menempel di tas, namun tetap sejuk karena ada udara yang mengalir bebas di punggung.
Untuk kegiatan bersepeda dalam waktu tempuh yang lama, tas ini cukup pas untuk digunakan. Selain nyaman, ringan, serta simpel, artikel # 2178 juga menonjolkan sisi "wah" yang menarik tanpa terkesan norak. Kebetulan saya suka tas dengan kombinasi ini (Biru - Abu). Rasanya tadi di toko EAS saya melihat tas ini dijual dalam beberapa kombinasi warna lain yang mungkin sesuai dengan para Eigerian.
Sunday, October 7, 2012
Art # 2173 Andesite 1.0 - Rock & Ice Series
Minggu lalu saya dikejutkan dengan munculnya produk tas Eiger Art # 2173 Andesite 1.0. Dari bentuk, tidak ada yang aneh dari tas ini. Yang menarik adalah keberanian Eiger untuk bermain dengan warna dan bahan pada tas ini. Menggunakan bahan poly bercorak yang dikombinasikan dengan bahan solid berwarna abu tua (Dark Grey) dan kombinasi aksen Orange, tas ini terlihat sangat otentik. Bisa dibilang ini adalah terobosan Eiger yang jauh, di mana sebelumnya tas Eiger banyak didominasi dengan warna hitam dan abu-abu.
Tas ini menggunakan back system "heat reducer" yang terbuat dari bahan busa dan kain mesh yang tebal namun lembut serta sejuk. Kantong samping tas menggunakan bahan poly corak yang bagian dalamnya menggunakan kombinasi berwarna Orange.

Tas ini memiliki 2 ruang dan tidak memiliki tempat untuk penyimpanan laptop. Hal ini dapat dimaklumi karena tas ini tidak difungsikan untuk kegiatan kantor, namun lebih ke travelling. Kompatemen dalam juga tidak memiliki banyak fungsi yang rumit, namun ruang kompartemen cukup besar sehingga isi bisa relatif lebih banyak.
Model tasnya jauh lebih minimalis, namun sangat "up-to-date" dan sudah berani bermain dengan konsep fashion yang elegan dan simplify. Tas ini diberi nama Andesite 1.0 karena warnanya mirip dengan bebatuan andesit yang merupakan salah satu batu pegunungan yang cukup terkenal. Selain itu, corak guratan pada bahan poly abu-abu sangat menonjolkan wujud bebatuan yang keras dan kuat, membuat tas ini terlihat sangat gagah dan sangar. Dibandingkan dengan tas-tas adventure merek lain yang beredar di Indonesia, jelas posisi Eiger - dengan melihat tas ini sudah 2 langkah di atas mereka.
Secara umum, tas ini adalah terobosan Eiger yang luar biasa. Ini kejutan Eiger untuk para Eigerian di bulan Oktober ini. Kira-kira kejutan apa lagi ya yang akan diusung Eiger selanjutnya? Stay tune.... Karena saya akan mengabarkannya buat Anda.
Tuesday, October 2, 2012
Art # 122 Pinewood - Another Great Sandals from Eiger
Produk sandal Eiger lain yang menjadi salah satu favorit saya adalah sandal artikel #122 yang lebih dikenal dengan Sandal Pinewood. Maaf ya, saya masih membahas sandal jepit karena kebetulan saya sukanya sandal jepit. Mudah-mudahan dalam kesempatan lain, saya akan ulas sandal Palang dan Palang Nabi produk Eiger yang juga keren-keren.
Daya tarik dari sandal Pinewood terletak pada solnya yang terbilang unik dan sangat detil. Membentuk relief garis lurus yang menyerupai bentuk susunan kayu (pinewood), pewarnaan pada bagian garis itu tergolong tidak mudah dan cukup rumit karena menggunakan metode injection yang dilakukan dua kali. Saya bisa katakan, model ini adalah "Master Piece" yang bagus sekali yang pernah diproduksi Eiger.
Selain itu, bahan inject yang digunakan bukan bahan silikon ataupun karet, sehingga tidak licin ataupun slip. Hal ini terbukti saat saya gunakan untuk melakukan perjalanan ke daerah berlumpur dan bebatuan di Perkemahan Ranca Upas, Ciwidey.
Kekuatan masih menjadi ciri khas sandal Eiger jenis ini. Sama seperti sandal Eiger yang lain, sandal Pinewood tetap menggunakan bahan pylon yang padat. Sandal ini pun terasa ringan dan nyaman dikenakan karena bentuknya dibuat dengan teknologi aerodinamis, yang memungkinkan pengguna bergerak lincah. Kontur Pinewood juga turut berperan banyak dalam membuat sandal ini terasa ringan, sehingga sandal terasa lebih ringan.
Daya tarik dari sandal Pinewood terletak pada solnya yang terbilang unik dan sangat detil. Membentuk relief garis lurus yang menyerupai bentuk susunan kayu (pinewood), pewarnaan pada bagian garis itu tergolong tidak mudah dan cukup rumit karena menggunakan metode injection yang dilakukan dua kali. Saya bisa katakan, model ini adalah "Master Piece" yang bagus sekali yang pernah diproduksi Eiger.
Selain itu, bahan inject yang digunakan bukan bahan silikon ataupun karet, sehingga tidak licin ataupun slip. Hal ini terbukti saat saya gunakan untuk melakukan perjalanan ke daerah berlumpur dan bebatuan di Perkemahan Ranca Upas, Ciwidey.
Kekuatan masih menjadi ciri khas sandal Eiger jenis ini. Sama seperti sandal Eiger yang lain, sandal Pinewood tetap menggunakan bahan pylon yang padat. Sandal ini pun terasa ringan dan nyaman dikenakan karena bentuknya dibuat dengan teknologi aerodinamis, yang memungkinkan pengguna bergerak lincah. Kontur Pinewood juga turut berperan banyak dalam membuat sandal ini terasa ringan, sehingga sandal terasa lebih ringan.
Sunday, September 30, 2012
Art # 116 Velocity - Adventurous Sandals from Eiger
Eiger sudah terlalu kadung dikenal sebagai merek tas adventure. Padahal selain tas, Eiger pun punya produk lain yang berhubungan dengan dunia outdoor, adventure, dan life-style, mulai dari topi, kupluk, bandana, kemeja, rompi, celana, sarung tangan, jam tangan, jas hujan, alat-alat pendakian (carabiner, sling, rope, torch, dll), sepatu, dan sandal. Kali ini saya akan mengupas Art # 116 Velocity yang merupakan salah satu produk sandal Eiger yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia.
Art #116 Velocity adalah sandal jepit dengan model yang sederhana namun bermakna. Upper sol (Sol bagian atasnya) menggunakan bahan karet tebal dengan model guratan seperti serat pohon, menimbulkan citra keras dan tegas seperti layaknya dunia adventure outdoor. Sedangkan bagian bawahnya menggunakan phylon yang juga kuat namun tidak kaku dan keras, serta tidak licin.
Berbeda dengan sandal umum yang datar, Velocity memiliki bentuk yang melengkung di tengah. Bentuk ini disengaja karena mengikuti bentuk kaki manusia yang cenderung melengkung di tengah. Selain itu, lengkungan dibuat dengan bentuk khusus yang telah dipatenkan oleh Eiger. Bentuk tersebut dibuat dengan tujuan untuk memberikan efek aerodinamis sehingga terasa lebih ringan saat berjalan di tanah keras maupun tanjakan.
Hal lain yang membuat sandal ini sangat diminati para Eigerian adalah busa yang digunakan untuk sandal ini cukup padat dan kuat, sehingga tahan lama dan awet, walau digunakan untuk kegiatan outdoor yang ekstrim sekalipun. Tali jepitnya pun juga kuat, sehingga tidak mudah sobek.Sandal Velocity yang saya kenakan sudah mengikuti saya melakukan perjalanan ke mana saja, Mulai dari mal berlantai ubin yang licin, tanah berlumpur di Lembang, hingga nyemplung di Danau Situ Patenggang dan Pantai Marina. Usianya pun sudah lebih dari 1 tahun, namun masih tetap kuat dan mantap untuk dipakai hingga hari ini.
Overall, sandal Velocity adalah sandal klasik legendaris yang sudah menjadi sandal paten Eiger yang terkenal kuat dan awet. Puas banget deh pake sandal Eiger....
Sunday, September 23, 2012
Art # 1155 - Excelsior 75L
Ekspresi pertama yang muncul dari saya saat melihat tas ini adalah, "Cool...!!!"
Yep... yep.... ransel petualang (adventure racksack) keluaran Eiger ini punya model yang klasik banget. Secara fisik, ransel bernuansa hijau tua dan hitam ini sangat "army look". Berbahan kombinasi poly, cordura, dan oxford yang lembut namun kuat, ransel ini sangat kokoh untuk digunakan dalam kegiatan outdoor.
Tidak ada aplikasi canggih ataupun ribet yang digunakan pada ransel Excelsior ini. Identitasnya pun menggunakan bordir warna putih yang sangat menonjolkan sensasi tas klasik Eiger era 90an. Walau demikian, fungsinya cukup komplit dan multifungsi. Selain tempat air minum, juga terdapat kantong-kantong yang cukup banyak untuk menyimpan peralatan outdoor seperti tambang, kapak, palu, dan lain-lain.
Mungkin yang cukup diapresiasi dari tas ini adalah back-system ransel ini yang cukup kokoh dengan pengerjaan yang rumit. Saat saya kenakan, ransel ini terasa kokoh, dan secara umum tidak seberat ransel adventure merek lain pada umumnya.
Overall, ransel Art #1155 adalah ransel outdoor adventure yang cukup baik. Kekurangannya masih pada tali-temali yang ada pada ransel ini yang - bagi orang-orang bertipe simpel sepert saya - mungkin sedikit "mengganggu". Buat orang yang mencari tas yang durabel (kuat) dan sangat komplit untuk mendukung kegiatan outdoor, tas ini memang keren banget.
Yep... yep.... ransel petualang (adventure racksack) keluaran Eiger ini punya model yang klasik banget. Secara fisik, ransel bernuansa hijau tua dan hitam ini sangat "army look". Berbahan kombinasi poly, cordura, dan oxford yang lembut namun kuat, ransel ini sangat kokoh untuk digunakan dalam kegiatan outdoor.
Tidak ada aplikasi canggih ataupun ribet yang digunakan pada ransel Excelsior ini. Identitasnya pun menggunakan bordir warna putih yang sangat menonjolkan sensasi tas klasik Eiger era 90an. Walau demikian, fungsinya cukup komplit dan multifungsi. Selain tempat air minum, juga terdapat kantong-kantong yang cukup banyak untuk menyimpan peralatan outdoor seperti tambang, kapak, palu, dan lain-lain.
Mungkin yang cukup diapresiasi dari tas ini adalah back-system ransel ini yang cukup kokoh dengan pengerjaan yang rumit. Saat saya kenakan, ransel ini terasa kokoh, dan secara umum tidak seberat ransel adventure merek lain pada umumnya.
Overall, ransel Art #1155 adalah ransel outdoor adventure yang cukup baik. Kekurangannya masih pada tali-temali yang ada pada ransel ini yang - bagi orang-orang bertipe simpel sepert saya - mungkin sedikit "mengganggu". Buat orang yang mencari tas yang durabel (kuat) dan sangat komplit untuk mendukung kegiatan outdoor, tas ini memang keren banget.
NORDWAND - The Greatest Adventure Movie for All Adventurers
Beberapa waktu lalu (tepatnya tanggal 20 September 2012), saya mendapatkan kesempatan untuk menonton film produksi Jerman berjudul Nordwand. Dari judulnya, Anda mungkin sudah bisa menebak kalau film ini berhubungan dengan petualangan.Ya, benar. Nordwand sendiri dalam bahasa Inggris adalah "North Face" (Wajah Utara), sebutan untuk bagian utara Gunung Eiger yang terletak di Jungfrau, Swiss. Dan seperti para Eigerian ketahui, Gunung Eiger adalah gunung yang menjadi simbol dan inspirasi nama produk tas Eiger.
Dalam sejarah, North Face adalah bagian paling berbahaya dari Gunung Eiger yang hingga hari ini masih sulit sekali untuk ditaklukkan. Sejak tahun 1935 - ketika North Face pertama kali didaki oleh pendaki muda berdarah Jerman asal Bavaria Karl mehringer dan Max Sedlmeyer - hingga hari ini setidaknya sudah ada 64 pendaki yang tewas, sehingga tidak jarang sisi utara Gunung Eiger tersebut disebut juga dengan "The Murderous Wall" (Mordwand).
Film yang saya tonton tersebut merupakan film yang diangkat dari kisah nyata salah satu usaha pendakian Nordwand yang paling fenomenal dan dikenang sepanjang masa yang dilakukan oleh 2 orang Jerman - Andreas Hinterstoisser dan Toni Kurz - pada tahun 1936.
Dalam film berdurasi 127 menit tersebut, diceritakan tentang dua orang sahabat yang juga prajurit Jerman yang menyukai kegiatan climbing, Mereka adalah Toni Kurz (diperani Bennoi Furmann) dan Andreas Hinterstoisser (Florian Lukas). Keduanya terobsesi untuk menaiki bagian Utara Gunung Eiger yang mereka kenal dengan sebutan Nordwand karena saat itu belum banyak pendaki yang berhasil menaklukkan bagian tersebut. Selain hobi, mereka memiliki obsesi untuk bisa dikenal sebagai pahlawan karena - jika berhasil mendaki Nordwand - mereka akan menjadi orang Jerman pertama yang berhasil menaklukkan Nordwand.
Dengan berbekal foto dan pengalaman mendaki, mereka berdua pun memulai pendakian. Saat pendakian, mereka "dibuntuti" oleh dua orang pendaki asal Austria - Willy Angerer (diperani Simon Schwarz) dan Edi Reiner (Geor Friedrich) - yang juga memiliki obsesi yang sama dan terus mengikuti rute yang diambil Toni dan Andreas.
Ketegangan mulai terjadi mana kala keempat orang tersebut sudah tiba di tengah-tengah gunung. Udara yang tidak bersahabat, Edi yang kakinya terluka setelah terjepit bebatuan gunung, serta peralatan yang sangat minim, menyebabkan satu persatu dari mereka tewas. Hingga akhirnya Toni menjadi satu-satunya pendaki yang tersisa, setelah tergantung selama 24 jam serta dihempas badai salju yang luar biasa dasyat. Ketika akan ditolong, tim penolong tidak membawa tali yang cukup panjang. Akibatnya Toni tidak bisa diselamatkan dan dia hanya bisa tergantung beberapa meter saja di atas para penolongnya. Tidak ada orang yang bisa melakukan apapun selain melihat Toni yang sekarat mati perlahan-lahan.Film yang disutradarai Phillip Stolzl ini tidak saja indah dan menakjudkan dari segi sinematografi, namun juga kuat dalam cerita (walau ending-nya tidak "happy end", seperti kejadian sebenarnya). Tidak heran film ini meraih banyak penghargaan dalam gelaran German Film Award 2009, yaitu untuk kategori Best Cinematography, Best Sound, Best Production Design, Best Screenplay, dan Best Sound Editing.
Film yang didistribusikan di negara lain dengan judul North Face ini merepresentasikan semangat juang yang pantang menyerah serta semangat pendaki sejati. Keras. Penuh tantangan. Dan tak kenal lelah. Itulah semangat Eiger. Saya merasakan semangat yang mendalam itu selama menonton film ini. Semoga Anda pun merasakan hal yang sama seperti saya.
Saturday, September 22, 2012
Art # 1170 - Wonderlust 75L
Melakukan perjalanan jauh menembus hutan belantara tentunya butuh kesiapan mental dan fisik yang baik, serta perlengkapan yang lengkap. Untuk dapat menampung perlengkapan tersebut, dibutuhkan tas yang cukup besar, kuat,dan enak untuk dibawa selama perjalanan jauh tersebut. Baru-baru ini, saya "jatuh hati" dengan tas ransel (racksack) Eiger berartikel #1170 - Wonderlust. Tas yang dibuat dengan kombinasi warna Merah, Abu, dan Hitam ini terbilang cukup gagah. Seperti ransel pada umumnya, tas ini tidak memiliki banyak kompartemen karena memang diperuntukkan untuk perjalanan outdoor jarak jauh. Paling kompartemen yang dimiliki adalah untuk menyimpan cover bag (penutup tas) di bagian atas ransel.
Bagian dalam tas ini menggunakan bahan Oxford anti air yang cukup baik. Tidak tebal dan kaku, sehingga terlihat sangat fleksibel. Isinya cukup besar (75 Liter) sehingga dapat mengisi pakaian dan perlengkapan travelling hingga 5-7 hari. Ada tempat untuk menyimpan botol minum yang tersembunyi di bagian belakang tas.
Dan sekali lagi, saya terkesan dengan back system Eiger yang sangat inovatif : menggunakan bahan poly foam warna kuning yang membentuk tonjolan-tonjolan yang berfungsi untuk mengalirkan udara ke bagian punggung saat pengguna menggendong tas, sehingga terasa nyaman untuk digunakan. Teknologi ini disebut dengan Aeronobus Back System. Saya merasakan kenyaman yang lumayan baik saat mencoba menggendong tas ini dan melakukan "perjalanan kecil" menaiki serta menuruni bukit-bukit kecil di sebuah kawasan wisata di daerah Lembang, Bandung. Sayangnya, mungkin karena busa yang digunakan terlalu tebal, saya merasa ada ganjalan yang sedikit "mengganggu" punggung saat meloncat melewati kali-kali kecil.
Tas ini dilengkapi peluit yang dipasangkan di buckle depan (di dada) yang dapat berfungsi sebagai panduan manakala kita tersesat di tengah hutan. Secara umum, ransel ini cukup mampu menjawab kebutuhan para traveller yang punya hobi berjalan menembus hutan atau melakukan kegiatan outdoor. Hanya saja kekurangan dari ransel ini adalah dari segi penampilannya yang tampak rumit. Pita webbing yang terjuntai-juntai mungkin sedikit mengganggu bagi orang-orang yang menyukai kerapian dan penampilan yang simpel. Busa pada back-system dan sayap tas (wing bag) yang tebal pun terasa cukup merepotkan jika tas ini dikenakan oleh orang-orang bertubuh tambun (seperti saya....^_^....).
Subscribe to:
Posts (Atom)















