Showing posts with label nordwand. Show all posts
Showing posts with label nordwand. Show all posts

Monday, October 15, 2012

K578 - Adrenaline Addict

Salah satu produk anyar Eiger yang cukup menarik perhatian saya minggu ini adalah kaos berlengan 3/4 artikel K578. Kaos yang juga dikenal dengan Adrenalin Addict ini bertemakan kegiatan bersepeda (cycling) ekstrim yang memacu adrenalin.

Secara konsep dan tema, kaos ini cukup "menantang". Desain sablonnya yang dibuat menggunakan kombinasi flocking, pigmen, dan semi rubber mampu menimbulkan sensasi "shocking". Bahannya menggunakan 100% cotton jersey yang ringan namun padat, memunculkan efek sejuk bagi pengguna. Walau pemilihan warna bahannya masih tidak jauh-jauh dari hitam dan abu-abu - yang sudah menjadi "brand-mark" Eiger - namun penggunaan warna Orange pada sablon sudah bercerita kalau Eiger sudah beranjak ke gaya yang lebih modis dan colorful, dengan tidak meninggalkan jati-dirinya yang garang, sangar, dan sangat maskulin.

Meski sablon pada kaos ini bercerita tentang kegiatan bersepeda yang ekstrim, tidak berarti kaos ini dikhususkan bagi pesepeda ekstrim saja, tetapi ditujukan bagi siapapun yang senang akan tantangan ekstrim dan berjiwa pemberani.

Wednesday, October 10, 2012

SNEAK PEAK ALERT : E110 Ambhipole - Multi Function Tent

Beberapa hari silam - tepatnya tanggal 9 Oktober - saya berkesempatan melihat proses pemotretan produk tenda Eiger. Produk tersebut - E110 Ambhipole - adalah produk "fresh" yang akan mulai dipasarkan dalam beberapa hari lagi di toko-toko Eiger di seluruh Indonesia. Ini adalah "sneak-peak" buat rekan-rekan Eigerian. Yuk, kita tengok spesifikasi dan keunggulan dari produk ini.

Tenda Ambhipole adalah tenda berdimensi Panjang : 285 x Lebar : 180 x Tinggi : 120 cm. Dengan ukuran seperti ini, tenda tersebut terlihat cukup lega untuk diisi 2 orang (termasuk barang-barang bawaan mereka). Bahannya sendiri terbuat dari bahan polyester yang cukup kuat untuk menahan hujan tingkat sedang. Selain kuat, bahan tersebut juga breathable, sehingga tidak terasa terlalu panas saat berada di dalam.

Tenda ini menggunakan bahan mesh untuk jendela. Jala mesh yang digunakan cukup rapat, sehingga dapat dipastikan nyamuk dan binatang kecil sulit untuk menembus (tapi beda cerita ya kalo "pintu" tenda dibiarkan terbuka terus-menerus.... ^_^....).

Bahan rangka tenda menggunakan baja ringan sehingga tidak memberatkan saat dibawa.

Jika tidak digunakan, tenda dapat dilipat dan disimpan dalam carry-bag.

Kebetulan yang digunakan untuk sesi foto adalah warna Green. Informasi yang saya dapatkan - selain warna Green - tenda ini pun tersedia dalam warna Dark Grey dan Orange.

Selain digunakan untuk kegiatan outdoor pecinta alam, tenda ini pun bisa digunakan untuk kegiatan bersama keluarga di alam terbuka. Walau tidak sebesar family size, tenda ini cukup untuk ditinggali pasangan suami-istri dan anak usia 3 - 7 tahun. Sangat nyaman sekali....

Tunggu saja kehadiran tenda Ambhipole ini di toko-toko Eiger di seluruh Indonesia ..... ^_^ ....


Monday, October 8, 2012

Art # 2178 - Fun Cycling with Fun Bag

Bersepeda adalah kegiatan yang menyenangkan dan menyehatkan. Saat bersepeda, kita tentu membutuhkan botol minum dan beberapa alat keperluan kita (HP, dompet, kunci, dan GPS atau kompas) yang perlu dibawa saat bersepeda. Kebayang kan kalo semua barang itu harus disimpan di kantong celana. Ga asik banget kalo bersepeda jika dibebani dengan barang-barang tersebut.

Sebagian besar pesepeda memilih meninggalkan semua barangnya di rumah atau di kendaraannya. Namun tidak sedikit pesepeda yang memilih tetap membawa barang-barangnya itu. Biasanya semua barang itu dimasukkan ke dalam tas. Namun tidak semua tas bisa nyaman dibawa saat bersepeda. Tas yang besar dan berat akan sangat mengganggu dan tidak nyaman. Karena itu, perlu ada tas khusus bersepeda yang dapat mengakomodir keperluan para pesepeda itu.

Eiger pun ternyata juga memproduksi tas yang dikhususkan untuk pesepeda. Salah satu desainnya adalah tas ber-artikel # 2178. Tas ini menggunakan bahan polyester yang ringan, sehingga sangat nyaman untuk dijinjing. Terdapat 2 ruang kompartemen dalam tas tersebut. Tidak terlalu besar, namun cukup untuk menyimpan botol minuman, kunci, ponsel, dan dompet pengguna. Desainnya cukup mewah dengan permainan kombinasi warna biru dan abu-abu yang pas sekali, sehingga tas terlihat sangat cerah tanpa menyolok mata.

Untuk menambah kenyamanan, bagian belakang tas menggunakan back system "heat reduce curve" yang merupakan back system yang terbuat dari kombinasi busa tebal dan bahan mesh, yang memungkinkan udara mengalir dengan lancar di punggung, sehingga pengguna tidak kepanasan atau gerah karena keringat menempel di tas, namun tetap sejuk karena ada udara yang mengalir bebas di punggung.

Untuk kegiatan bersepeda dalam waktu tempuh yang lama, tas ini cukup pas untuk digunakan. Selain nyaman, ringan, serta simpel, artikel # 2178 juga menonjolkan sisi "wah" yang menarik tanpa terkesan norak. Kebetulan saya suka tas dengan kombinasi ini (Biru - Abu). Rasanya tadi di toko EAS saya melihat tas ini dijual dalam beberapa kombinasi warna lain yang mungkin sesuai dengan para Eigerian.


Sunday, September 23, 2012

NORDWAND - The Greatest Adventure Movie for All Adventurers

Beberapa waktu lalu (tepatnya tanggal 20 September 2012), saya mendapatkan kesempatan untuk menonton film produksi Jerman berjudul Nordwand. Dari judulnya, Anda mungkin sudah bisa menebak kalau film ini berhubungan dengan petualangan.

Ya, benar. Nordwand sendiri dalam bahasa Inggris adalah "North Face" (Wajah Utara), sebutan untuk bagian utara Gunung Eiger yang terletak di Jungfrau, Swiss. Dan seperti para Eigerian ketahui, Gunung Eiger adalah gunung yang menjadi simbol dan inspirasi nama produk tas Eiger.

Dalam sejarah, North Face adalah bagian paling berbahaya dari Gunung Eiger yang hingga hari ini masih sulit sekali untuk ditaklukkan. Sejak tahun 1935 - ketika North Face pertama kali didaki oleh pendaki muda berdarah Jerman asal Bavaria Karl mehringer dan Max Sedlmeyer - hingga hari ini setidaknya sudah ada 64 pendaki yang tewas, sehingga tidak jarang sisi utara Gunung Eiger tersebut disebut juga dengan "The Murderous Wall" (Mordwand).

Film yang saya tonton tersebut merupakan film yang diangkat dari kisah nyata salah satu usaha pendakian Nordwand yang paling fenomenal dan dikenang sepanjang masa yang dilakukan oleh 2 orang Jerman - Andreas Hinterstoisser dan Toni Kurz - pada tahun 1936.

Dalam film berdurasi 127 menit tersebut, diceritakan tentang dua orang sahabat yang juga prajurit Jerman yang menyukai kegiatan climbing, Mereka adalah Toni Kurz (diperani Bennoi Furmann) dan Andreas Hinterstoisser (Florian Lukas). Keduanya terobsesi untuk menaiki bagian Utara Gunung Eiger yang mereka kenal dengan sebutan Nordwand karena saat itu belum banyak pendaki yang berhasil menaklukkan bagian tersebut. Selain hobi, mereka memiliki obsesi untuk bisa dikenal sebagai pahlawan karena - jika berhasil mendaki Nordwand - mereka akan menjadi orang Jerman pertama yang berhasil menaklukkan Nordwand.

Dengan berbekal foto dan pengalaman mendaki, mereka berdua pun memulai pendakian. Saat pendakian, mereka "dibuntuti" oleh dua orang pendaki asal Austria - Willy Angerer (diperani Simon Schwarz) dan Edi Reiner (Geor Friedrich) - yang juga memiliki obsesi yang sama dan terus mengikuti rute yang diambil Toni dan Andreas.

Ketegangan mulai terjadi mana kala keempat orang tersebut sudah tiba di tengah-tengah gunung. Udara yang tidak bersahabat, Edi yang kakinya terluka setelah terjepit bebatuan gunung, serta peralatan yang sangat minim, menyebabkan satu persatu dari mereka tewas. Hingga akhirnya Toni menjadi satu-satunya pendaki yang tersisa, setelah tergantung selama 24 jam serta dihempas badai salju yang luar biasa dasyat. Ketika akan ditolong, tim penolong tidak membawa tali yang cukup panjang. Akibatnya Toni tidak bisa diselamatkan dan dia hanya bisa tergantung beberapa meter saja di atas para penolongnya. Tidak ada orang yang bisa melakukan apapun selain melihat Toni yang sekarat mati perlahan-lahan.


Film yang disutradarai Phillip Stolzl ini tidak saja indah dan menakjudkan dari segi sinematografi, namun juga kuat dalam cerita (walau ending-nya tidak "happy end", seperti kejadian sebenarnya). Tidak heran film ini meraih banyak penghargaan dalam gelaran German Film Award 2009, yaitu untuk kategori Best Cinematography, Best Sound, Best Production Design, Best Screenplay, dan Best Sound Editing.

Film yang didistribusikan di negara lain dengan judul North Face ini merepresentasikan semangat juang yang pantang menyerah serta semangat pendaki sejati. Keras. Penuh tantangan. Dan tak kenal lelah. Itulah semangat Eiger. Saya merasakan semangat yang mendalam itu selama menonton film ini. Semoga Anda pun merasakan hal yang sama seperti saya.